Pengalaman Menjadi Drop Point Sicepat Express
.
.
.
Di Jogja aku punya usaha jasa pengiriman all ekspedisi. Salah satunya adalah Drop Point Sicepat Express. Dengan menjadi drop point Sicepat Express aku bisa memproses resi manual dan resi otomatis (dari market place).
Bisnis drop point sicepat express ku ini awalnya belum begitu berpengaruh karena memang belum laris, belum banyak yang tahu juga tentunya.
Penghasilan dari drop point sicepat express hanya lah recehan. Sebab mayoritas kiriman dari pelanggan adalah resi otomatis yang komisi nya cuma 200 perak (sicepat halu/gokil) dan 500 perak (sicepat reg/best). Kalau ada orderan sicepat manual (di luar market place) barulah aku sumringah (komisi 20% untuk reg dan untung), tapi meringis juga kalau sicepat manualnya Gokil (komisi cuma dua persen, ya kamu gak salah denger, komisi dua persen untuk barang yang gede banget).
Selama setahun kiriman Sicepat di geraiku sedikit saja. Cuma kisaran 2 sampai 10 paket. Beberapa kali kami sudah promosi, tapi tingkat keberhasilannya sangat tipis. Kebanyakan pelanggan sudah nyaman dengan layanan Pick Up langsung oleh sicepat pusat. Sedangkan pelanggan yang antar ke tempat kami adalah mereka yang kebetulan barangnya lama gak di pick up atau karena diabaikan kurir karena barangnya sering telat readynya.
Drop point sicepatku baru dapat orderan dari penjualan toko online nya Rindu Buku, reseller Rindu Buku dan teman-teman penjual online yang sudah biasa langganan di gerai kami.
Memasuki bulan ketiga belas, barulah orderan sicepat di geraiku makin meningkat tajam. Per hari bisa 20 sampai 30 paket. Ada rahasianya yang membuat drop point ku makin laris manis.
Keuntungan aku punya drop point sicepat express, aku bisa memproses kiriman toko online Rindu Buku dan toko online nya para reseller kami menjadi lebih cepat karena kami punya akses untuk scan langsung. Jadi selagi barangnya ada, bisa kami scan sehingga orderan aman, tidak cancel otomatis karena telat scan.
Selama setahun yang lalu, kami biasa drop ke sicepat pusat karena orderan kami cuma sedikit. Komisi kami tipis namun tanggung jawabnya tebal. Coba bayangkan, seandainya komisi rata-rata resi casheles (marketplace) adalah 350 perak per paket, sehari cuma 10 paket, maka komisiku per hari 3500. Komisi 3.500 rupiah bertanggung menjaga paket, scan paket, mengantar paket ke pusat, dll.
Karena komisi yang kecil ini jika ada pelanggan minta request pick up resi otomatis belum bisa kami layani, karena gak sepadan dengan pengeluaran bensin, tenaga dan waktu. Kecuali pelanggan ada gandengan resi manual all ekspedisi (selain sicepat, kami juga punya akun ekspedisi lainnya) barulah paket-paket resi otomatis bisa kami angkut sekalian.
Jika para penjual online yang kebetulan barangnya gagal di pick up kurir karena barangnya belum ready atau karena sedang ada acara keluar, salah satu solusinya adalah drop paket ke tempat kami agar bisa di scan dan status di market place berubah jadi jalan.
Sicepat adanya kantor-kantor cabang, belum buka agen. Bukanya adalah drop point/sicepat point seperti kami ini. Aku pikir, sicepat membuka kerja sama drop point adalah untuk membantu pelayanan yang lebih lengkap kepada customer nya. Sebab jika hanya membuka layanan pick up, akan banyak paket yang mungkin bakal lambat ter-pick up karena orderan paket sicepat yang sangat banyak, bisa juga karena ada seller yang barangnya sering tidak ready, alamat seller yang terlalu pelosok.
Oya, lewat tulisan ini aku juga mohon kerja samanya pada para seller yang drop paket sicepat di gerai kami. Tolong jangan cuma nulis nomor resi aja. Minimal banget wajib ada nomor resi dan nama penerima/nama pengirim. Paling bagus ditulis lengkap beserta alamat lengkap. Kalau cuma nomor resi, seandainya ada angka yang tidak jelas atau nulisnya typo ini paket akan bermasalah. Seperti nyasar ke nama penerima yang lain, atau tidak bisa terscan karena ada angka yang gak jelas atau nulis angkanya kurang satu atau kelebihan satu digit, terus kami bingung konfirmasi paket bermasalah nya karena di paket cuma tertera nomor resi, tidak tertera nama pengirim dan no hp pengirim.
Terus lagi, kadang ada seller yang kirim paket cashless tapi belum di tulis dan tempel alamat. Kalau kami print kan di sini kan agak gimana gitu, kita jadi nambah nambah kerjaan padahal komisinya juga cuma 200 sampai 500 perak per paket. Jadi ini sekadar sharing ya, biar kita bisa saling pengertian gitu. Hehe.
Oya, bagi teman-teman di Jogja yang mau kirim Paket Sicepat atau pun paket ekspedisi lainnya tujuan dalam dan luar negeri, silakan hubungi admin kami, WA 089520221229. Terima kasih.
Jogja, 13 Februari 2022.
Komentar
Posting Komentar